Jumat, Agustus 22, 2008

Xin Hwa, Pelopor Makanan Sichuan

Resto yang menjadi tempat kongkow favorit komunitas warga keturunan di Jakarta. Maklum, menu-menu yang disajikan, memang didominasi masakan Cina. Menu-menu Sichuan-nya yang pedas, begitu digemari para tamu.

Tenang dan lengang. Dominan ornamen kayu, Xin Hwa menawarkan suasana yang jauh dari ingar-bingar. Furniturnya yang memadukan warna-warna kayu, tampak dirancang dengan nuansa modern. Sejumlah sangkar burung tak berpenghuni, ikut menjadi hiasan yang menggantung di pojok-pojok ruangan.

Nuansa modern kian terlihat lewat lampu-lampu penerang yang menyerupai payung khas Cina yang menempel di langit-langit ruangan. Lantai kayu berwarna kecokelatan, turut menambah suasana resto yang berada di Mandarin Oriental, Jakarta, ini, kian cozy dan elegan.

Berdiri sejak 1995, Xin Hwa menawarkan aneka masakan khas. Tiap menunya disuguhkan ala Sichuan yang rasanya pedas. Harap maklum, sebagian besar menunya terinspirasi kekhasan kuliner dari Provinsi Szechwan, China. Keotentikan cita rasa makanan itulah yang menjadi andalan Xin Hwa.

Sup sarang burung menjadi salah satu menu andalannya. Ada pula udang goreng dengan telor asin. Atau daging ayam yang dimasak dengan kombinasi cabe keriting. Racikan sirloin panggang dengan asparagus, maupun buncis ala Sichuan, dipastikan akan memberikan pengalaman dining yang tak terlupakan.

Demi kenyamanan santap malam Anda, pengelola menyediakan private room berkapasitas 12 orang. Tak hanya itu, Xin Hwa memadukan menu khas dengan unsur hiburan berkelas. “Kami selalu menyuguhkan liong atau dragon dance bagi para pengunjung,” jelas Wawan Gunawan, Restaurant Manager Mandarin Oriental, Jakarta. Sampai sekarang, tarian ini menjadi menu rutin tiap perayaan Imlek.

Perayaan Tahun Baru Imlek memang terasa penuh arti di Xin Hwa. Di samping menyajikan menu harian, resto ini pun menyuguhkan makanan khas Imlek, seperti Yee Shang. Makanan berwarna-warni ini disajikan dengan cara diaduk terlebih dahulu. Konon, menurut kepercayaan yang berkembang, sang pengaduk makanan tersebut diyakini bakal memperoleh masa depan yang lebih cerah.

Keberadaan Xin Hwa makin menguatkan keyakinan banyak orang akan sebuah modernisasi kafe. Resto masa kini bukan lagi tempat makan dan minum semata. Ia juga menjadi wahana sosialisasi, membangun komunitas, atau bahkan merancang dunia baru. Bukan begitu?

Tidak ada komentar: